Minggu, 11 Maret 2012


Asykar Bertuah, begitulah sebutan para suporter yang memenuhi Sport Center Kuansing. Mereka dengan gagah mewakili tanah melayu dalam Liga Super Indonesia di lapangan hijau. PSPS  di buat pada tahun 1955, mereka mengawalinya di Pekanbaru. Stadium pertama mereka adalah Stadium Hang Tuah yang merupakan hadiah dari Caltex. Stadim ini berkapasitas sekitar 3500 penonton dan membantu PSPS melalui banyak pertandingan.

Stadion ini telah dirobohkan dan menjadi Masjid An-Nur

PSPS mendaapat promosi ke Liga Super Indonesia setelah mendapat juara 3 di Divisi Utama 2008/2009. Setelah itu mereka selalu berada di papan tengah. Sebenarnya target PSPS adalah papan atas. PSPS adalah tim yang menguasai sumatra bersama PSMS, sebelum datangnya Sriwijaya F.C dan Semen Padang. PSPS pernah punya target juara atau era terbaiknya pada Divisi Utama 2002-2004. Pada saat itu PSPS memiliki beberapa pemain timnas. Seperti, Kurniawan Dwi Yulianto.

PSPS sekarang memiliki pemain yang berkualitas. Seperti Dzumafo dan Nzekou yang di datangkan dari Kamerun dan pada musim ISL 2011/2012 PSPS mendatangkan Zaenal Arif yang merupakan pemain Timnas yang telah menyetak belasan gol dan Ali Khadafi yang merupakan Timnas Togo dan mantan pemain Bontang F.C.

Dzumafo Herman Epandi


9





Zaenal Arif

99




0 comments:

Posting Komentar